OUR PRODUCT

VERSA BOARD CEILING SOLUTION

Versa Board adalah panel kalsium silikat yang terbuat dari campuran semen, silika dan serat selulosa impor yang dibuat dengan teknologi hatscheck. Versa Board sangat stabil, kuat, tahan air, tahan rayap dan tidak terbakar karena melalui proses autoclave.

Readmore..

EVENT & MARKETING

27 April 2018

Bakrie bakal investasi Rp 1 triliun di bisnis bahan bangunan

PT Bakrie & Brothers Tbk akan segera menggelontorkan investasi untuk fasilitas produksi bahan bangunan (building material).

"Investasinya akan bertahap, kami berharap BNBR dan PT Bakrie Building dapat masuk ke market yang lebih tinggi," ujar Bobby Gafur Umar, Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan, Jumat (27/4). 


Rencananya PT Bakrie Building akan membeli mesin produksi bahan bangunan. Sayangnya Bobby tidak merinci jenis bahan bangunan tersebut.

 

Adapun investasi yang digelontorkan senilai Rp 1 triliun untuk tiga tahun ke depan. "Tahap pertama mungkin kami siap sekitar Rp 200 miliar," imbuh Bobby.

 

Selain menghadapi persaingan bisnis material bangunan, investasi ini dinilai dapat membantu beberapa rencana Bakrie yang tertarik terlibat dalam program satu juta rumah dari Kementerian PUPR. 

 

Seperti yang diketahui, perwakilan Bakrie Group, yang juga Direktur Keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk Amri Aswono Putro, beberapa hari yang lalu melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Penyediaan PerumahanKementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta.

 

Tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Lukman Hakim, Direktur Rumah Susun, Kuswardono, dan Direktur Rumah Khusus, Christ Robert P. Marbun.

 

Bakrie Group menyatakan mendukung program satu juta rumah yang dilaksanakan oleh pemerintah. "Saat ini kami mempresentasikan sejumlah teknologi yang dikembangkan oleh anak perusahaan Bakrie Group kepada Direktorat Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR untuk penjajakan kerja sama pembangunan rumah ke depan,” ujar Amri.

 

Ia menambahkan, pihaknya menawarkan teknologi pembangunan perumahan yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan rumah di Indonesia, yakni Prefab. Teknologi ini terbagi menjadi empat kategori, yakni S Series, yang dapat digunakan untuk pembangunan di daerah perkebunan dan remote area, E Series yang dapat digunakan untuk pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan rumah-rumah subsidi pemerintah,  I Series untuk rumah bertingkat, serta Risha Bakroe yang sedang dalam tahap pengembangan lebih lanjut.

 

Bakrie Group, imbuhnya, juga sudah mengadakan pertemuan dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman (Puslitbangkim) Kementerian PUPR untuk mengetahui sejauh mana kekuatan teknologi yang saat ini dimiliki oleh Bakrie Group tersebut. Selain itu, pihaknya juga tengah mendesain rumah susun dan membangun sejumlah rumah contoh yang dapat digunakan oleh pemerintah guna membangun rumah dengan waktu yang lebih cepat dan ramah lingkungan.

 

Selain landed house, Bakrie Group juga akan mengimplementasikan pembangunan rumah susun. Bakrie sudah membicarakannya dengan Direktorat Perencanaan Teknik Rumah Susun dan akan segera mengajukan finalisasi desain rumah susun pada Juni 2018.


 

Kirim email anda di bawah ini untuk mendapatkan berita terbaru dan promosi dari kami